Senin, 07 Januari 2013

JURNAL 4: INDEKS PERFORMA PROGRAM PERKASSA

ANALISIS TIPOLOGI DAN POSISI KOPERASI PENERIMA PROGRAM PERKASSA STUDI KASUS DI SUMATERA SELATAN  Oleh: Johnny W. Situmorang  INDEKS PERFORMA PROGRAM PERKASSA Hasil analisis memunculkan performa pelaksanaan Program Perkassa di Sumatera Selatan dengan IPI sebesar 2.72 dari skala 1-4, atau dengan tingkat pencapaian 68%. Hal itu berarti pelaksanaan Program Perkassa  berada pada kategori baik, namun masih di...

JURNAL 4: ANALISIS BOBOT INDIKATOR

ANALISIS TIPOLOGI DAN POSISI KOPERASI PENERIMA PROGRAM PERKASSA STUDI KASUS DI SUMATERA SELATAN  Oleh: Johnny W. Situmorang  ANALISIS BOBOT INDIKATOR  Sebagaimana dalam metode analisis, tercantum secara jelas indikator yang dibangun untuk analisis dalam penelitian ini, sebanyak 14 indikator yang terdiri dari 34 faktor internal, dan 22 faktor eksternal. Para pemangku kepentingan menilai  pelaksanaan...

JURNAL 4: ANALISIS TIPOLOGI KOPERASI

ANALISIS TIPOLOGI DAN POSISI KOPERASI PENERIMA PROGRAM PERKASSA STUDI KASUS DI SUMATERA SELATAN  Oleh: Johnny W. Situmorang  ANALISIS TIPOLOGI KOPERASI Hasil analisis PCA menunjukkan faktor yang paling dominan sehingga faktor-faktor tersebut menjadi penciri utama sistem. Deskripsi PCA terdiri dari tiga kelompok, yaitu (1) kelompok pengurus, (2) kelompok anggota, dan (3) kelompok pakar. Masing-masing kelompok...

JURNAL 4: ABSTRAK

ANALISIS TIPOLOGI DAN POSISI KOPERASI PENERIMA PROGRAM PERKASSA STUDI KASUS DI SUMATERA SELATAN  Oleh: Johnny W. Situmorang  ABSTRAK Perkassa is one of programs of the State Ministry of Cooperative and SME to empower women in business within cooperative. It was launched in 2007. This study reveals the typology and positioning of Cooperatives that run the program. Based on internal and external indicators, a few factors dominate, and the factors are considered as a main character of the cooperatives....

Jurnal 3: Abstrak

BAGAIMANA MENGELOLA KOPERASI AGAR BERSTANDAR NASIONAL Oleh: Firdaus M. Yusuf ABSTRAK Koperasi ABC memiliki visi untuk menjadi koperasi yang profesional dan sejajar dengan perusahaan lain dengan tetap menjaga ciri khas koperasi, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan anggotanya. Untuk mewujudkan visinya tersebut, koperasi ABC harus membenahi manajemen usahanya, salah satunya adalah memperbaiki dan meningkatkan kinerja sumber daya manusianya. Sebagai langkah awal koperasi harus mampu mengidentifikasi permasalahan...

JURNAL 3: LUARAN DAN ANALISIS

BAGAIMANA MENGELOLA KOPERASI AGAR BERSTANDAR NASIONAL Oleh: Firdaus M. Yusuf 3.1. Hasil Kuesioner dan Wawancara Dari hasil pengolahan kuesioner dapat dilihat adanya perbedaan persepsi untuk masing‐masing dimensi yang diukur antara pengurus dengan anggota Koperasi ABC (kondisi saat ini). Tabel 1 di bawah ini menyajikan perbedaan persepsi tersebut. Tabel 1.  Perbedaan persepsi dalam kelima dimensi pengelolaan...